بِسْـــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم


Selamat Datang diBlogger yang sederhana ini Di Kembangkan oleh Kholik The Blues

Sabtu, 06 November 2010

Pengendalian hama dan penyakit pada kelapa sawit


Pengendalian hama dan penyakit pada kelapa sawit

 A. Penyakit

 1. Penyakit Akar (Blast disease)

Gejala serangan :

- Tanaman tumbuh abnormal dan lemah

- Daun tanaman berubah menjadi berwarna kuning

Penyebab :

Jamur Rhizoctonia lamellifera dan Phytium sp.

Cara pengendalian :

- Melakukan kegiatan persemaian dengan baik

- Mengatur pengairan agar tidak terjadi kekeringan di pertanaman

 2. Penyakit Busuk Pangkal Batang (Basal stem rot/Ganoderma)

Gejala serangan:

- Daun berwarna hijau pucat

- Jamur yang terbentuk sedikit

- Daun tua menjadi layu dan patah

- Dari tempat yang terinfeksi keluar getah

Penyebab :

Jamur Ganoderma applanatum, Ganoderma lucidum, dan Ganoderma pseudofferum.

Cara pengendalian dan pencegahan :

- Membongkar tanaman yang terserang dan selanjutnya dibakar

- Melakukan pembumbunan tanaman

3. Penyakit Busuk Batang Atas (Upper stem rot)

Gejala serangan:

- Warna daun yang terbawah berubah dan selanjutnya mati

- Batang yang berada sekitar 2 m di atas tanah membusuk

- Bagian yang busuk berwarna cokelat keabuan

Penyebab :

Jamur Fomex noxius.

Cara pengendalian :

- Melakukan pembongkaran tanaman yang terserang dan membuang bagian tanaman yang terserang

- Bekas luka selanjutnya ditutupi dengan obat penutup luka

4. Penyakit Busuk Kering Pangkal Batang (Dry basal rot)

Gejala serangan :

Tandan buah membusuk dan pelepah daun bagian bawah patah.

Penyebab :

Jamur Ceratocytis paradoxa.

Cara pengendalian :

Membongkar tanaman yang terserang hebat dan selanjutnya dibakar.

5. Penyakit Busuk Kuncup (Spear rot)

Gejala serangan:

Jaringan pada kuncup (spear) membusuk dan berwarna kecokelatan.

Penyebab :

Belum diketahui dengan pasti.

Cara pengendalian : Memotong bagian kuncup yang terserang.

6.Penyakit Busuk Titk Tumbuh (Bud rot)

Gejala serangan :

- Kuncup tanaman membusuk sehingga mudah dicabut

- Aroma kuncup yang terserang berbau busuk

Penyebab :

Bakteri Erwinia.

Cara pengendalian :

Belum ada cara efektif untuk memberantas penyakit ini.

7. Penyakit Garis Kuning (Patch yellow)

Gejala serangan:

Terdapat bercak daun berbentuk lonjong berwarna kuning dan di bagian tengahnya berwarna cokelat.

Penyebab :

Jamur Fusarium oxysporum.

Cara pengendalian :

Melakukan inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Hal ini bertujuan agar serangan penyakit di persemaian dan pada tanaman muda dapat berkurang.

8. Penyakit Antraknosa (Anthracnose)

Gejala serangan :

- Terdapat bercak-bercak cokelat tua di ujung dan tepi daun

- Bercak-bercak dikelilingi warna kuning

- Bercak ini merupakan batas antara bagian daun yang sehat dan yang terserang

Penyebab :

Jamur Melanconium sp., Glomerella cingulata, dan Botryodiplodia palmarum.

Cara pengendalian :

- Melakukan pengaturan jarak tanam, penyiraman secara teratur dan pemupukan berimbang

- Tanah yang menggumpal di akar harus disertakan pada waktu pemindahan bibit dari persemaian ke pembibitan utama.

Pengaplikasian Captan 0,2% atau Cuman 0,1%.

9. Penyakit Tajuk (Crown disease)

Gejala serangan :

Helai daun bagian tengah pelepah berukuran kecil-kecil dan sobek.

Penyebab:

Sifat genetik yang diturunkan dari tanaman induk.

Cara pengendalian :

Melakukan seleksi terhadap tanaman induk yang bersifat karier penyakit ini.

10. Penyakit Busuk Tandan (Bunch rot)

Gejala serangan:

Terdapat miselium berwarna putih di antara buah masak atau pangkal pelepah daun.

Penyebab :

Jamur Marasmius palmivorus.

Cara pengendalian :

Melakukan kastrasi, penyerbukan buatan dan menjaga sanitasi kebun, terutama pada musim hujan.

Pengaplikasian difolatan 0,2 %

 

B. Hama

1. Nematoda (Rhadinaphelenchus cocophilus)

Gejala serangan :

- Daun terserang menggulung dan tumbuh tegak

- Warna daun berubah menjadi kuning dan selanjutnya mengering.

Cara pengendalian:

- Pohon yang terserang dibongkar dan selanjutnya dibakar

- Tanaman dimatikan dengan racun natrium arsenit

2. Tungau (Oligonychus sp.)

Gejala serangan :

Daun yang terserang berubah warnanya menjadi berwarna perunggu mengkilat (bronz).

Cara pengendalian :

Pengaplikasian akasirida yang mengandung bahan aktif tetradifon 75,2 g/l.

3. Pimelephila ghesquierei

Gejala serangan :

Serangan menyebabkan lubang pada daun muda sehingga daun banyak yang patah.

Cara pengendalian :

- Serangan ringan dapat diatasi dengan memotong bagian yang terserang

- Pada serangan berat dilakukan penyemprotan parathion 0,02%.

4. Ulat api (Setora nitens, Darna trima dan Ploneta diducta)

Gejala serangan :

Daun yang terserang berlubang-lubang. Selanjutnya daun hanya tersisa tulang daunnya saja.

Cara pengendalian :

Pengaplikasian insektisida berbahan aktif triazofos 242 g/l, karbaril 85 % dan klorpirifos 200 g/l.

5. Ulat kantong (Metisa plana, Mahasena corbetti dan Crematosphisa pendula)

Gejala serangan:

- Daun yang terserang menjadi rusak, berlubang dan tidak utuh lagi

- Selanjutnya daun menjadi kering dan berwarna abu-abu.

Cara pengendalian :

Pengaplikasian timah arsetat dengan dosis 2,5 kg/ha atau dengan insektisida berbahan aktif triklorfon 707 g/l, dengan dosis 1,5-2 kg/ha.

6. Belalang Valanga nigricornis dan Gastrimargus marmoratus

Gejala serangan:

Terdapat bekas gigitan pada bagian tepi daun yang terserang.

Cara pengendalian :

Pengendalian dapat dilakukan dengan mendatangkan burung pemangsanya.

7. Kumbang Oryctes rhinoceros

Gejala serangan :

Daun muda yang belum membuka dan pada pangkal daun berlubang-lubang.

Cara pengendalian :

Menggunakan parasit kumbang, seperti jamur Metharrizium anisopliae dan virus Baculovirus oryctes.

Melepaskan predator kumbang, seperti tokek, ular dan burung.

8. Ngengat Tirathaba mundella (penggerek tandan buah)

Gejala serangan:

Terdapat lubang-lubang pada buah muda dan buah tua.

Cara pengendalian :

Pengaplikasian insektisida yang mengandung bahan aktif triklorfon 707 g/l atau andosulfan 350 g/l.

9. Tikus (Rattus tiomanicus dan Rattus sp.)

Gejala serangan:

- Pertumbuhan bibit dan tanaman muda tidak normal

- Buah yang terserang menunjukkan bekas gigitan.

Cara pengendalian :

Melakukan pengemposan pada sarangnya atau mendatangkan predator tikus, seperti kucing, ular dan burung hantu.

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamis, 04 November 2010

Yaasiin ayat 1 ~ 83


1.  Yaa siin[1263]

2.  Demi Al Quran yang penuh hikmah,

3.  Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,

4.  (yang berada) diatas jalan yang lurus,

5.  (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

6.  Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, Karena itu mereka lalai.

7.  Sesungguhnya Telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.

8.  Sesungguhnya kami Telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, Maka Karena itu mereka tertengadah.

9.  Dan kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat Melihat.

10.  Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.

11.  Sesungguhnya kamu Hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan[1264] dan yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.

12.  Sesungguhnya kami menghidupkan orang-orang mati dan kami menuliskan apa yang Telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh mahfuzh).

13.  Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.

14.  (yaitu) ketika kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; Kemudian kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, Maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu".

15.  Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka".

16.  Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa Sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".

17.  Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".

18.  Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang Karena kamu, Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".

19.  Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah Karena kamu sendiri. apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".

20.  Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".

21.  Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

22.  Mengapa Aku tidak menyembah (Tuhan) yang Telah menciptakanku dan yang Hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?

23.  Mengapa Aku akan menyembah tuhan-tuhan selain nya jika (Allah) yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?

24.  Sesungguhnya Aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.

25.  Sesungguhnya Aku Telah beriman kepada Tuhanmu; Maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.

26.  Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke syurga"[1265]. ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku Mengetahui.

27.  Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan Aku termasuk orang-orang yang dimuliakan".

28.  Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak kami menurunkannya.

29.  Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; Maka tiba-tiba mereka semuanya mati.

30.  Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

31.  Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang Telah kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang Telah kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka[1266].

32.  Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada kami.

33.  Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. kami hidupkan bumi itu dan kami keluarkan dari padanya biji-bijian, Maka daripadanya mereka makan.

34.  Dan kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan kami pancarkan padanya beberapa mata air,

35.  Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

36.  Maha Suci Tuhan yang Telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

37.  Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.

38.  Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39.  Dan Telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (Setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua[1267].

40.  Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

41.  Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan.

42.  Dan kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu[1268].

43.  Dan jika kami menghendaki niscaya kami tenggelamkan mereka, Maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.

44.  Tetapi (Kami selamatkan mereka) Karena rahmat yang besar dari kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.

45.  Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).

46.  Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

47.  Dan apabila dikatakakan kepada mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu", Maka orang-orang yang kafir itu Berkata kepada orang-orang yang beriman: "Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata".

48.  Dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji Ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?".

49.  Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja[1269] yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.

50.  Lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.

51.  Dan ditiuplah sangkalala[1270], Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.

52.  Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". inilah yang dijanjikan (Tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya).

53.  Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, Maka tiba- tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami.

54.  Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang Telah kamu kerjakan.

55.  Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

56.  Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.

57.  Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.

58.  (kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai Ucapan selamat dari Tuhan yang Maha Penyayang.

59.  Dan (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, Hai orang-orang yang berbuat jahat.

60.  Bukankah Aku Telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",

61.  Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. inilah jalan yang lurus.

62.  Sesungguhnya syaitan itu Telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan ?.

63.  Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya).

64.  Masuklah ke dalamnya pada hari Ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.

65.  Pada hari Ini kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

66.  Dan Jikalau kami menghendaki Pastilah kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).

67.  Dan Jikalau kami menghendaki Pastilah kami ubah mereka di tempat mereka berada; Maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.

68.  Dan barangsiapa yang kami panjangkan umurnya niscaya kami kembalikan dia kepada kejadian(nya)[1271]. Maka apakah mereka tidak memikirkan?

69.  Dan kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang memberi penerangan.

70.  Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya Pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

71.  Dan apakah mereka tidak melihat bahwa Sesungguhnya kami Telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang Telah kami ciptakan dengan kekuasaan kami sendiri, lalu mereka menguasainya?

72.  Dan kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; Maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.

73.  Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

74.  Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.

75.  Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala- berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.

76.  Maka janganlah Ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.

77.  Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

78.  Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang Telah hancur luluh?"

79.  Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. dan dia Maha mengetahui tentang segala makhluk.

80.  Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

81.  Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? benar, dia berkuasa. dan dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

82.  Sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah Berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia.

83.  Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

 

[1263]  ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim, Alif laam raa, Alif laam miim shaad dan sebagainya. diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah Karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan Hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.

[1264]  maksudnya peringatan yang diberikan oleh nabi Muhammad s.a.w. hanyalah berguna bagi orang yang mau mengikutinya.

[1265]  menurut riwayat, laki-laki itu dibunuh oleh kaumnya setelah ia mengucapkan kata-katanya sebagai nasihat kepada kaumnya sebagaimana tersebut dalam ayat 20 s/d 25. ketika dia akan meninggal. malaikat turun memberitahukan bahwa Allah Telah mengampuni dosanya dan dia akan masuk syurga.

[1266]  maksudnya mereka itu tidak kembali kedunia.

[1267]  Maksudnya: bulan-bulan itu pada Awal bulan, kecil berbentuk sabit, Kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, dia menjadi purnama, Kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.

[1268]  maksudnya : binatang-binatang tunggangan, dan alat-alat pengangkutan umumnya.

[1269]  Maksudnya: suara tiupan sangkalala yang pertama yang menghancurkan bumi ini.

[1270]  tiupan Ini adalah tiupan sangkalala yang kedua yang sesudah nya bangkitlah orang-orang dalam kubur.

[1271]  Maksudnya: kembali menjadi lemah dan kurang akal.

 

Rabu, 03 November 2010

FAPERTA UNLAM BANJAR BARU


Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat didirikan atas dasar Peraturan Pemerintah No. 41/1960 tanggal 29 Oktober 1960 yang berkedudukan di Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, Fakultas ini secara resmi dibuka pada tanggal 3 Oktober 1961 oleh Prof. Dr. Ir. Tojib Hadiwidjaja selaku Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan.

Visi:

Memantapkan diri sebagai lembaga pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai keahlian dan kemampuan bidang pertanian khususnya dalam mengelola lahan basah dan lahan kering marginal.

Misi:

Menyelenggarakan Pendidikan S1 dan S2 untuk memenuhi tuntutan masyarakat yang dititikberatkan dalam pembangunan pertanian lahan basah dan lahan kering marginal serta mampu menghadapi era sejagat serta memperhatikan pemanfaatan sumberdaya alam hayati secara berkelanjutan.

 Tujuan:

Menghasilkan lulusan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dan mampu menerapkan dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.

 Menjadikan pusat pendidikan dan pelatihan, serta pengkajian teknologi pertanian yang berhubungan dengan plasma nutfah, lahan basah dan lahan kering marginal daerah kalimantan.

 Meningkatkan mutu civitas akademika Fakultas Pertanian UNLAM dengan menciptakan ilkim akademik kondusif secara berkesinambungan dalam aktivitas pendidikan dan penelitian dengan menyebarluaskan hasilnya.

 Ø  Laboratorium

1. Laboratorium Komputer

2. Laboratorium Kultur Jaringan

3. Laboratorium Analisis Bahan Pertanian

4. Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian

5. Laboratorium Mikrobiologi

6. Laboratorium Fisiologi Tumbuhan

7. Laboratorium Analisis Tanah

8. Laboratorium Komputer

9. Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan

 Fakultas Pertanian juga baru saja menerima alat PCR yang diperoleh melalui kompetisi dalam Hibah Revitalisasi Pembangunan Pertanian.

Ø  Beasiswa

 Khusus untuk mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang secara umum memiliki kendala finansial untuk menyelesaikan studinya, ada tersedia tawaran beasiswa yang antara lain bersumber dari 

 1. Dirjen Dikti

2. Yayasan Supersemar

3. Yayasan Mitsui Kosgoro

4. PT Smart, Tbk

5. Yayasan PT Indocement

6. Yayasan Toyota Astra

7. Bank BPD

8. Bank BRI

9. PT Indofood

Tersedia juga beasiswa dalam bentuk bantuan dana penelitian/skripsi bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan. Beasiswa ini diberikan oleh salah satu alumni Fakultas Pertanian, yaitu Bp. Ir. Sangaji (Owner dari LADAKU). Besarnya dana bantuan adalah sekitar tiga juta rupiah untuk setiap mahasiswa penerima. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Pembantu Dekan III. 

Ø  Program Studi

    Dengan diberlakukannya Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi, maka saat ini ada empat program studi strata 1 di bawah Fakultas Pertanian, yaitu:

1. Agroekoteknologi

2. Agribisnis

3. Produksi Ternak

4. Teknologi Industri Pertanian

Agroekoteknologi merupakan program studi hasil merger dari tiga program studi yang ada sebelumnya yaitu, Agronomi, Ilmu Tanah, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Sedangkan Program Studi Agribisnis merupakan merger dari Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian dan penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. 

Ø  Organisasi Kemahasiswaan

Selain terlibat dalam perkuliahan dan aktivitas akademik lainnya, bagi mahasiswa juga tersedia fasilitas untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekstrakurikuler. Beberapa keorganisasian mahasiswa yang ada di Fakultas Pertanian untuk mewadahi aktivitas dimaksud, yaitu:

1. Badan Legislatif Mahasiswa (BLM)

2. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

3. Himpunan Mahasiswa Budidaya Pertanian (HMBP)

4. Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himasep)

5. Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (Himatan)

6. Himpunan Mahasiswa Perlindungan Tanaman (Hismapeta)

7. Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (Himatekin)

8. Mahasiswa Pecinta Alam (Graminae)

9. PPK Al Qudwah (Himasep)

10. PS Hijau (Wajib) ckckckck….

11. Agrica FM (gulung tiKar),..ckckck :p


sEkedaR PenGetahuan Z buhanya ai,...

kLu ai ading, snak saudara, anak tetangga, temen, hndk masuk di kampus kapitalis,. he,he,.. becanda

kampus hijau madsud q, nyaman. kt sbgai mhsw pertanian pling kd sedikit brang, tau ap fasilitas, yg ada dlm kmps kt,.

bravo faperta unlam,....

Benarkah Perkebunan Sawit Merusak Alam?


Perkembangan industri sawit yang pesat mengikuti kebutuhan dunia akan CPO menyebabkan semakin luasnya lahan yang dibutuhkan. Akibat hal ini banyak aktivis lingkungan yang menghawatirkan keseimbangan alam akan terganggu. 

Sebenarnya kekhawatiran mereka cukup beralasan, karena semakin banyak kasus manusia-manusia yang serakah dengan alam dan pembakaran hutan yang miris, hingga asapnya pun menganggu lingkungan udara negara tetangga.

Namun, apakah itu pasti disebabkan oleh perkebunan sawit, kita harus bijak dan teliti dengan benar. Banyak ketidakseimbangan alam itu disebabkan oleh penebangan hutan secara liar, yang dampaknya dirasakan sampai sekarang, atau kemarau panjang yang mengakibatkan kebakaran hutan.

Dampak penebangan liar tersebut justru bisa diatasi dengan memanfaatkan lahannya sebagai perkebunan kelapa sawit yang bernilai ekonomis tinggi. Dengan menjadikan lahan sebagai kebun sawit, akan membantu pemulihan lingkungan. Tentu saja jika pada pelaksanaannya sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Misalnya, tidak menanam satu jenis dalam jumlah besar dengan luas tertentu, karena bisa mengubah flora dan fauna setempat. Sawit pun dapat mengurangi pelepasan CO2 (tersangka utama penyebab pemanasan bumi) dan dapat menyumbang O2 dalam jumlah besar.

Memang awalnya lahan yang dibuka untuk perkebunan sawit tampak gersang, karena lahan tersebut dibersihkan dulu. Tapi dalam waktu delapan bulan setelah lahan dibuka, seluruhnya akan tertutupi oleh tanaman legume (kacang-kacangan). Dengan demikian perkebunan kelapa sawit bisa membantu mengurangi kecepatan pemanasan global, asal dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.  

Sumber: Perkebunan Kelapa Sawit Vs Disharmoni Alam (John Rubby) di kompasiana.com

Selasa, 02 November 2010

Sarjana Muda Karya : Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981)


Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Disela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti
Didepan halaman sebuah jawatan

Terjenuh lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan

Tak perduli berusaha lagi
Namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat

Engkau sarjana muda
Resah tak dapat kerja
Tak berguna ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Sia sia semuanya

Pujaan Hati


hei pujaan hati apa kabarmu

ku harap kau baik-baik saja

pujaan hati andai kau tahu

ku sangat mencintai dirimu


hei pujaan hati setiap malam

aku berdoa kepada sang Tuhan

berharap cintaku jadi kenyataan

agar ku tenang meniti kehidupan

[*]



hei pujaan hati, pujaan hati

pujaan hati, pujaan hati



mengapa kau tak membalas cintaku

mengapa engkau abaikan rasaku

ataukah mungkin hatimu membeku

hingga kau tak pernah pedulikan aku


cobalah mengerti keadaanku

dan cobalah pahami keinginanku

ku ingin engkau menjadi milikku

lengkapi jalan cerita hidupku


hei pujaan hati, pujaan hati

  


hei pujaan hati setiap malam

aku berdoa kepada sang Tuhan

berharap cintaku jadi kenyataan

agar ku tenang meniti kehidupan

 

Senin, 01 November 2010

SEBERAPA PANTAS KAH KAU UTK KU TUNGGU - SO7


seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu

cukup indahkah dirimu untuk s'lalu kunantikan

mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku

mampukah kita bertahan disaat kita jauh

 

seberapa hebatkah kau untuk kubanggakan

cukup tangguhkah dirimu untuk s'lalu kuandalkan

mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang

sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang

 

celakanya hanya kaulah yang benar benar aku tunggu

hanya kaulah yang benar benar memahamiku

kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka

 

celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan

hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan

diantara beri aku s'lalu menantimu

 

mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak

mengubur semua indah kenangan

tapi aku s'lalu menunggumu disini

bila saja kau berubah pikiran


Bagus kan,kan,kan,..

by;http//facebook/holic chelsea.com



 
Nur kholik by SEBAMBAN 4 C |>